Test Event Rugbi Hasilkan Sumber Atlet Menuju Asian Games 2018

Press Release

Cabang rugbi Indonesia yang terwadahkan pertama kali di tahun 2011 dengan terbentuknya PB PRUI (Persatuan Rugbi Union Indonesia) harus bersiap dengan cepat menuju Asian Games 2018 mendatang.

 

Atas alasan itulah, test event cabang rugbi bertajuk “Rugby 7th Kejurnas  2017” yang digelar 25-26 Oktober 2017, di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, harus mampu menghasilkan sumber daya atlet berpotensi untuk menyaingi tim-tim seperti Jepang, Hongkong, China, atau Kazakstan yang menguasai tiga besar perolehan medali putra-putri di Asian Games 2014 lalu.

 

“Harapan kami, PB PRUI mampu menseleksi para pemain dari 17 provinsi yang mengikuti event ini untuk mendapatkan tim inti yang akan menjadi andalan di Asian Games mendatang. Jika sudah terbentuk, persiapan intensif harus segera dijalankan, termasuk menyiapkan pelatih asing dan rangkaian uji coba,” ujar Sekjen Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC), Eris Herryanto.

Dalam setahun terakhir, perkembangan rugbi di tanah air cukup pesat. Dari hanya tujuh provinsi yang mengirim wakil di eksebisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jabar, dan kini ada 17 tim provinsi yang berlaga di test event,  menunjukkan ketersediaan sumber atlet yang cukup besar.

 

“Dengan ada test event ini,  apalagi diikuti tim yang jauh lebih banyak ketimbang saat eksebisi di PON lalu, kami punya materi yang cukup banyak baik untuk membentuk tim nasional putra dan putri. Selain itu, kami akan segera menyiapkan pelatih dari Selandia Baru untuk menangani timnas,” jelas Didik Mukrianto, Ketua Umum PRUI.

Sementara hasil pertandingan final hari ini (26/10), pada kategori tim putra DKI Jakarta telah berhasil membawa piala kemenangan setelah berlaga dengan tim lawan dari 6 provinsi diantaranya Bali, Sumatera, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Papua, dan Jawa Barat . Hasil pertandingan terakhir menunjukan bahwa tim kuat DKI Jakarta berada di posisi pertama, kemudian tim putra Papua menduduki posisi kedua, dan Jawa Barat berada di posisi ketiga, selanjutnya diikuti oleh tim putra dari Bali, D.I Yogya, Sumatera Selatan, dan Jawa Tengah.

Untuk kategori Tim putri, DKI Jakarta kembali merebut piala kemenangan setelah berlaga dengan tim lawan dari 10 Provinsi di Indonesia. Hasil pertandingan akhir menunjukan tim putri Papua harus menempati posisi ke dua setelah dikalahkan oleh tim Putri DKI Jakarta, kemudian disusul oleh tim putri dari Banten yang menempati posisi ke tiga, selanjutnya diikuti oleh tim putri Jawa Barat, D.I Yogyakarta, Bali, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Barat, dan Jawa Tengah.

 

BOKS

LAST STANDING PUTRA

  1. DKI Jakarta
  2. Papua
  3. Jawa Barat
  4. Bali
  5. D.I Yogyakarta
  6. Sumatera Selatan
  7. Jawa Tengah

 

LAST STANDING PUTRI

  1. DKI Jakarta
  2. Papua
  3. Banten
  4. Jawa Barat
  5. D.I Yogyakarta
  6. Bali
  7. Jawa Timur
  8. Lampung
  9. Sumatera Selatan
  10. Sulawesi Barat
  11. Jawa Tengah