INASGOC Yakin Palembang Sukses Lagi Gelar Test Event Asian Games 2018

Palembang, co host Asian Games 2018 diyakini akan sukses menggelar test event “Road to Asian Games 2018” cabang bola voli pantai yang akan berlangsung di venue voli pantai Jakabaring Sports City (JSC), 19-22 Oktober 2017. Kejuaraan bertajuk, “The 6 South Sumatera Governor Open 2017, Asia Pasific Beach Volleyball Tournament” itu diikuti 15 negara, termasuk peserta dari Australia dan Selandia Baru.

 

Kota kedua, selain Jakarta, sebagai tuan rumah pesta olahraga bangsa Asia ini tercatat sering menggelar turnamen bola voli pantai tingkat Asia Pasifik. Terakhir, pada April lalu, JSC mengundang 12 negara Asia dan Pasifik di Asian Volleyball Confideration (AVC) Beach Tour 5 Palembang Open.

 

Selain itu, test event “Road to Asian GAmes 2018” ini merupakan uji coba penyelenggaraan kedua yang dilaksanakan kota yang terkenal dengan Sungai Musi itu. Sebelumnya, cabang triathlon, “Asian Triathlon Championships” yang diikuti 22 negara Asia Pasifik telah berlangsung di JSC pada bulan Juli.

 

“Berdasarkan pengalaman itu, terlebih saat saya menyaksikan sendiri upaya maksimal dari Gubernur Alex Noerdin dan pemerintahan provinsi Sumsel mensukseskan kejuaraan Asia Triathlon lalu sebagai test event perdana INASGOC yang bekerjasama dengan PB, maka saya yakin test event bola voli pantai juga akan kembali berjalan lancar dan ditangani dengan maksimal, seperti sebelumnya. Bahkan, karena competiton venue di JSC sudah familiar bagi atlet Indonesia, saya berharap atlet voli pantai kita bisa juara di ajang ini,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Asian GAmes 2018 (INASGOC), Erick Thohir, di Jakarta, Rabu (18/10/2017)

 

Tantangan yang diberikan tersebut wajar. Pasalnya, prestasi atlet-atlet voli pantai Merah Putih di kawasan Asia Pasifik cukup mumpuni. Pada ajang terakhir yang diikuti Gilang Ramadhan dkk. yakni Kejuaraan Asia Pasifik seri Jepang, 6-9 Oktober, dua medali perak dan satu perunggu berhasil direbut.

 

“Jika melihat sejarah prestasi cabang voli pantai putra yang dua kali jadi finalis di Asian Games 1998 dan 2002, serta sekali perunggu di Doha 2006, saya juga yakin tim Indonesia bisa meraih medali tertinggi saat bertanding di negaranya sendiri saat Asian Games 2018,” lanjut pria yang juga Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) ini.

 

Dalam test event yang diikuti peserta dari Qatar, Iran, Australia, Selandia Baru, Thailand, Kazaksthan, Arab Saudi, Jepang, Hongkong, Oman, Singapura, Maladewa, China Taipei, Korea, dan tuan rumah, Indonesia tak hanya kesiapan panitia pelaksana pertandingan yang diuji.  Fasilitas pendukung, seperti wisma bagi atlet dan ofisial yang akan digunakan saat Games Times nanti juga beroperasi selama kejuaraan itu berlangsung.

 

Untuk mendapatkan masukan agar kualitas penyelenggaraan optimal saat Games Times, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) sebagai penyelenggara melibatkan AVC sebagai technical delegate. “Prinsipnya, AVC atau Konfederasi Bola Voli Asia memberikan dukungan. Apalagi ini dalam kaitan menuju Asian Games 2018,” ucap Kepala Bidang Voli Pantai PP PBVSI Slamet Mulyanto.

 

Tim tuan rumah sendiri mengusung target juara di ajang ini. Posisi sebagai tuan rumah menjadi motivasi dan menambah kepercayaan diri untuk bermain maksimal. “Tentu kepercayaan diri semakin meningkat karena venue Jakabaring merupakan kandang kita. Target tinggi dengan menjadi juara di rumah sendiri menjadi keharusan yang harus diperjuangkan,” ujar Muhammad Asyifa salah satu atlet andalan Indonesia, “Ajang ini sekaligus tolok ukur sebelum bertanding di Asian Games 2018 nanti,” tambahnya.

 

 

Media dan Public Relations